Lahir : 10 Februari
Desa : Desa Konohagakure (Desa Daun Tersembunyi)
Umur : 13 (almarhum tapi kemudian muncul lagi sebagai Tobi dari Akatsuki )
Golongan Darah : O
Warna Mata : Hitam, Merah jika menggunakan Sharingan
Warna Rambut : Hitam
Tinggi : 154.2 cm
Berat : 44.5 kg
Nama Ayah : -
Nama Ibu : -
Nama Bijuu : Tidak Mempunyai
Tingkatan : Chuunin
Jutsu :
•Fire Release: Great Fireball Technique
Guru : Minato
Rekan : Kakashi Hatake, Minato (hokage 4), Rin
Obito adalah seorang ninja yang berperawakan sedang dan tidak sentitif.
Ia sangat menyayangi rekan-rekan satu timnya, yaitu Rin dan Kakashi
Hatake. Saat pertempuran di Konoha terjadi, Obito mengalami kemalangan.
Dia terkena jurus kagebunshin tingkat tinggi milik para ninja Negeri
Tanah. Pada saat yang sama, Kakashi juga berada dalam keadaan kritis,
karena mata kirinya terluka parah akibat melindungi Obito dari serangan
ninja Tanah. Setelah menyelamatkan Rin, goa tempat Rin disekap runtuh
dan Kakashi yang mata kirinya terluka tidak bisa melihat bebatuan yang
jatuh, namun Obito mengorbankan dirinya sehingga dirinya tertimpa
reruntuhan batu. Karena merasa dirinya sudah tidak dapat bertahan,
akhirnya Obito mendonorkan mata istimewanya, yaitu mata sharingan pada
Kakashi
====
10 tahun silam, pemerintahan Lima Negara
Besar Shinobi dilanda kekacauan, dan pertempuran menyebabkan desa-desa
mengambil posisi di sekitar perbatasan setiap negara.
Perpanjangan
perang mengurangi kekuatan negara api. Negara ini telah mengalami
penurunan kekuatan militer secara drastis. Banyak sekali dari mereka
yang gugur dibawa kembali ke desa Konoha.
Kemudian, perang ini disebut sebagai “Perang Besar Dunia Ninja Ketiga”
Ketika itu, Kakashi yang baru berumur 14 tahun menerima gelar sebagai
Jounin. Teman satu timnya, Rin memberikan hadiah kotak obat ninja medis.
Dan gurunya, yang kita kenal sebagai Hokage Keempat memberikan kunai
spesial. Sedangkan teman satu timnya yang lain, Obito, tak memberi
apa-apa.
Obito adalah pribadi yang cengeng, tetapi selalu
membanggakan darah uchiha yang dimilikinya. Selalu mengandaikan jika
sharingan miliknya bangkit, ia akan menjadi kuat.
Kakashi 14th
adalah pribadi yang penyendiri dan pemuram. Obito menyebutnya tidak
punya hati. Penyebabnya sendiri berasal karena insiden kematian ayahnya.
Yang mementingkan keselamatan di atas segala-galanya, bahkan
keberhasilan misi sekalipun. Karena malu yang tidak tertanggung lagi,
ayahnya bunuh diri.
Hubungan antara Obito dengan Kakashi pada
awalnya sungguh tidak akur. Akan tetapi, situasi mulai berubah ketika
Obito mengetahui keadaan Kakashi.
Kakashi bergerak sebagai pimpinan
tim dengan 2 orang anggota yaitu, Rin dan Obito. Dan guru mereka
bergerak secara individual. Kesialan menimpa Rin, dan dijadikan sandera
oleh pihak musuh. Tidak ingin mengikuti jejak ayahnya, Kakashi berniat
untuk mengutamakan keberhasilan misi. Pandangan Obito terhadap Kakashi
yang mulai bersimpati tertampik oleh ucapan Kakashi. Obito berkata pada
Kakashi bahwa ia amat kagum pada ayahnya, Konoha White Fang. Dan ia
berkata lagi, para ninja yang melabrak peraturan adalah “sampah”, akan
tetapi mereka yang tak peduli terhadap rekannya “lebih buruk daripada
sampah”.
Kemudian Obito memutuskan untuk pergi menyelamatkan Rin
sendiri. Penyusupan Obito diketahui pihak musuh dan ketika Obito nyaris
terkena serangan, Kakashi melindunginya. Serangan itu menyebabkan luka
yang fatal pada mata kirinya. Obito yang cengeng kontan meneteskan
sebutir air mata. Kini ia mendapatkan sebuah tekad untuk membangun
dirinya sebagai pribadi yang lebih tegar. Sebuah tekad yang
membangkitkan kekuatan sharingannya. Bangkitnya Sharingan Obito,
menyertainya sebagai pahlawan seraya menguatkan tekad, “Aku akan
melindungi sahabat-sahabatku..”
KOmbinasi antara Kakashi dan Obito
tidak bercelah, dan itu membuat mereka berhasil menyelamatkan Rin. Musuh
pun tak tinggal diam. Gua tempat disanderanya Rin diruntuhkan. Kakashi
terjatuh karena reruntuhan kecil dari gua mengenai mata kirinya. Sesaat
sebelum Kakashi tertimpa batu yang besar, sebuah tangan terulur dan
menariknya.
Rin dan Kakashi selamat, akan tetapi tidak dengan
Obito. Separuh tubuhnya hancur. Sisi kanan tubuhnya tertimpa reruntuhan
yang besar. Obito tak bisa lagi merasakan apa-apa.
Kakashi menyalahkan dirinya sendiri. Tetapi Obito tak menginginkan itu. Obito hanya ingin, pengorbanannya tak sia-sia.
Sebagai permintaan terakhirnya, Obito menginginkan Kakashi untuk
menerima sebuah hadiah yang tidak diberikannya pada waktu yang lalu.
Hadiah atas keberhasilannya sebagai Jounin. Hanya terpikirkan untuk
memberikan Kakashi sebelah bola mata kirinya yang masih utuh. Ia ingin,
walaupun ia telah tiada, matanya dapat melihat ke masa depan
bersama-sama Kakashi.
Kakashi tak tega pada awalnya. Tetapi dengan
demikian, Obito dapat hidup di dalam matanya, dan bahagia sebelum maut
menjemputnya. Kakashi dengan berat hati mengindahkan permintaan terakhir
Obito.
Kakashi terpaksa meninggalkan Obito sebelum musuh
menyerang. Kakashi mengalahkan musuh dengan mata pemberian Obito. Dengan
mata kirinya yang terus mengalirkan air mata. Pertanda Obito yang
cengeng menyertainya.
Persahabatan yang amat singkat antara Obito
dan Kakashi. Tampaknya hal itu merubah kepribadian Kakashi yang berhati
besi. Obito memegang peran yang sangat penting, yang mengubah Kakashi
yang berhati besi menjadi Kakashi yang kita kenal sekarang.
Perang Besar Dunia Ninja Ketiga, masa yang sangat panjang dan berakhir
dengan mengorbankan banyak nyawa shinobi yang tak bernama. Pada waktu
yang sama, mereka adalah pahlawan. Dan Legenda itu bersiap untuk
diturunkan dari generasi ke generasi.
Perjuangan di Jembatan Kanabi…
Hari itu, dua pahlawan yang membawa sharingan lahir bagi Konoha.
Seorang dengan namanya yang terukir pada batu nisan… Dan yang seorang
lagi kemudian dikenal sebagai “SHARINGAN KAKASHI”, yang dikenal sampai
sejauh negara lain yang amat jauh sekalipun.
Obito, gugur sebagai
pahlawan. Ia telah melindungi sahabat-sahabatnya. Riwayat
kepahlawanannya yang singkat dan berkorban demi sahabat mungkin telah
cukup membuatnya bahagia.
Di masa depan, Obito ternyata masih
hidup dan menjadi Tobi, pria bertopeng dari akatsuki yang pernah
bertarung melawan namikaze Minato.
Obito bersama Madara mengendalikan Juubi ekor sepuluh dan berniat melakukan teknik Murgen Tsukiyomi untuk dominasi total dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar